ini adalah secuil rasa kaget sewaktu konsultasi ke Dokter Kandungan (Dr. Heriyanto Kartono, SpoG) di RS Hermina Bekasi 6 Agustus 2014 lalu.
Walaupun waktu itu baru 2 bulan nikah, aku niat ke dokter kandungan adalah untuk konsultasi gimana caranya bisa cepat hamil karena faktornya U ( dah 34 tahun lebih euy) ... Konsultasi tanya jawab semua oke...usia, riwayat kesehatan, siklus menstruasi semuanya normal .
Aku pun disarankan untuk melakukan USG transvaginal...hmmmm...apaan tuh ? Karena baru pertama kali ke dokter kandungan jadi aku bener bener buta dan ga familiar dengan ruangan dokter SpoG
Dari hasil hasil googling , USG Transvaginal adalah :
Pemeriksaan USG Transvaginal (melalui vagina) merupakan suatu metode pencitraan pada organ genitalia wanita dimana sebuah pemindai dimasukan ke dalam vagina. Pemindai dimasukan ke dalam rongga vagina untuk melihat struktur pelvis (rongga panggul), sementara gambaran ultrasound terlihat di monitor.
Pemeriksaan ini dapat dilakukan untuk memngevaluasi pada wanita dengan masalah infertilitas, perdarahan yang abnormal, utnuk mencari penyebab nyeri yang tidak jelas pada organ genital, malformasi kongenital pada uterus (rahim) dan ovarium, kemungkinan tumor dan infeksi, dan pada kehamilan..begini kurang lebihnya prosesnya
Dan ini adalah hasil USG Transvaginal ku di mana dari hasil photo ini ketahuan kalo ternyaman rahim ku kebalikan atau dikenal dengan istilah Retroverted Uterus
Apa Sich Retroverted Uterus itu ???
Adalah nama yang diberikan kepada rahim yang membengkok kebelakang. Rahim terbalik adalah istilah yang umum diberikan padahal sebenarnya tidak terbalik sama sekali.
Kebanyakan wanita dilahirkan dengan rahim lurus ataupun sedikit menekuk kebelakang atau kedepan. Rahim Retroverted cuma merupakan salah satu variasi kedudukan rahim dan selalunya tidak berkaitan dengan masalah kesehatan.
Kebanyakan wanita dilahirkan dengan rahim lurus ataupun sedikit menekuk kebelakang atau kedepan. Rahim Retroverted cuma merupakan salah satu variasi kedudukan rahim dan selalunya tidak berkaitan dengan masalah kesehatan.
Rahim terbalik kadang-kadang menyebabkan kesakitan semasa bershubungan intim atau semasa haid dan, pada segolongan kecil wanita ia mungkin merupakan salah satu tanda sistem peranakan bermasalah.
Kebanyakan wanita tidak menyadari bahwa posisi rahimnya rebah sebelum merasakan adanya keluhan, seperti sakit saat berhubungan seks atau haid, infeksi saluran kencing. mudah ngompol, dan keluhan ketidaksuburan. Sebagian besar kasus rahim terbalik ditemukan saat dilakukan pemeriksaan oleh ginekolog.
Pada rahim yang normal, posisinya akan sedikit menekuk ke depan sehingga searah dengan keluarnya sperma dan sperma dapat langsung berenang ke dalam rahim untuk mencapai sel telur. Sementara pada wanita yang rahimnya terbalik, posisi rahimnya menekuk ke belakang sehingga mulut rahim posisinya tidak pas dengan arah datangnya sperma. Kondisi ini menyebabkan sperma lebih sulit masuk ke dalam Rahim.
Kelainan pada rahim ini tidak selalu menyebabkan wanita sulit mendapat momongan. Sperma masih bisa mencapai sel telur supaya terjadi pembuahan.
Caranya,
1. Lakukan posisi doggy-style saat bercinta dengan pasangan sehingga ujung penis bisa menghadap ke mulut rahim Anda. Posisi ini membuat sperma mengarah ke mulut rahim lalu menuju sel telur.
2. Jangan langsung berbalik setelah terjadi ejakulasi. Sujud lah selama 10 sampai 15 menit pada posisi yang sama supaya sperma bisa berenang mencari sel telur.
3. Usahakan untuk melakukan hubungan seks saat Anda sedang dalam masa subur guna meningkatkan peluang kehamilan...
ini adalah tips dari dokter tempat aku konsultasi
Bismillah...tak ada yang tak mungkin bagi-MU ya Allah...semoga ENGKAU meridhai kami untuk dapat segera memiliki keturunan ya Rabb


